Minggu, 01 Februari 2009

TP PKK Sekadau Giat Kampanyekan Gerakan Tanam Pisang


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Hingga saat ini hasil penanaman pisang yang dilakukan hasilnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya buahnya tetapi juga daunnya. Biasanya pada saat gawai atau hari lainnya daun pisang ini kerab kali digunakan oleh masyarakat untuk berbagai macam keperluan.
Demikian dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau Ny. Scolastica Simon Petrus saat melakukan kunjungan di areal tanaman pisang, Sekadau, belum lama ini.
Oleh sebab itulah Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau berniat menumbuh kembangkan tanaman pisang. Pisang salah satu tanaman yang termasuk dalam ketahanan pangan. Tak heran jika gerakan menanam pisang selalu dikampanyekan ibu-ibu PKK Kabupaten Sekadau.
Kegiatan ini kata Tika, merupakan gerakan tanam dan pemeliharaan pohon untuk ketahanan pangan keluarga. Kegiatan gerak tanam pohon ini tidak hanya tanaman pisang saja melainkan Tp PKK juga telah menanamkan pohon sukun dan kelapa di sepanjang jalan kota Sekadau bahkan di desa.
Karena pisang menyimpan banyak manfaat. Tak heran sejak Tahun 2006, gerakan tanam pisang sudah dilakukan oleh TP PKK Sekadau. Hal ini terbukti dengan penanaaman pohon pisang di sepanjang jalan mulai dari perbatasan dengan Kabupaten Sanggau maupun perbatasan Kabupaten Sintang. Tak alang kepalang pohon pisang yang sudah ditanam oleh ibu-ibu PKK Sekadau, mulai dari kota Sekadau hinga ke tingkat desa di tiap-tiap kecamatan sudah mencapai 7000 pohon pisang.
Tica menuturkan Pisang mampu dengan mudah diserapi tubuh dan mengembalikan energi puncak. Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah kalori, protein, lemak, karbonhidrat, kalsiumdan bermacam vitamin. Asupan gizi yang menjadi favorit kebanyakan atlet tenis dunia adalah pisang, pisang menjadi penyemat bagi mereka.
Keinginan TP PKK Kabupaten Sekadau untuk membudidayakan pisang sangat di sambut baik oleh masyarakat, hal ini terbukti ketika melakukan kunjungan ke beberapa desa yang ada di Kabupaten Sekadau, tampak sejumlah pepohonan pisang sudah mulai ditanam oleh masyarakat di desa tepatnya di area perkarangan rumah bahkan di sepanjang jalan. Dengan perawatan serta pemiliharaan yang berkelanjutan yang dilakukan oleh tenaga penyuluh membuat pisang yang bederetan disepanjang jalan Sintang rata-rata sudah berbuah. Tica mempersilah bagi warga sekitar yang ingin panen buah pisang tersebut.

Bupati Hadiri Perayaan Malam Tahun Baru Imlek


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Ratusan masyarakat menghadiri Imlek bersama lintas etnis dan budaya bangsa yang diprakarsai Majelis Adat Budaya Tiong Hoa (MABT) Kabupaten Sekadau, Minggu (25/1) malam di halaman SDN 21 Sekadau.
Ketua MABT Sekadau menjelaskan perayaan Imlek bersama lintas etnis dan budaya yang digelar merupakan yang pertama kali di Sekadau dan merupakan kerinduan dari etnis Tionghoa yang telah lama dipendam.
Yang melatarbelakangi perayaan Imlek bersama adalah pesta budaya menyambut pergantian musim dan bukan merupakan perayaan keagamaan, serta menyikapi visi misi Kabupaten Sekadau yang maju, madiri dan demokratis.
Abun mengharapkan dukungan semua pihak agar kegiatan itu menjadi kegiatan tahunan.Kegiatan ini merupakan kerinduan dari etnis Tionghoa yang telah lama terpendam, dan baru sekarang dapat terwujud,” ucapnya.
Kegiatan itu merupakan implementasi dari UU No 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan, maka tidak ada lagi diskriminasi perlakuan dalam segala bidang, serta UU No 23 Tahun 2006 tentang administrasi kependudukan.Kegiatan yang ditampilkan diawali dengan pawai barisan berpakaian adat dari berbagai etnis serta penampilan seni budaya seperti tari tempurung dari etnis melayu, tari ungkapan syukur dengan memerankan numbuk padi dari etnis dayak dan atraksi silat.
Hal senada juga dikatakan bupati Sekadau, Simon Petrus, bahwa kegiatan Imlek bersama lintas etnis dan budaya dijadikan sebagai tonggak pernyataan jauh dari dalam lubuk hati bahwa semua adalah satu meskipun berbeda-beda yang menjadi modal dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang, karena akan lahir generasi-generasi yang menginginkan suasana penuh kedamaian dan kebersamaan.
Kepada seluruh etnis diajak untuk terus memberikan sumbangsihnya bagi keberhasilan pembangunan di Kabupaten Sekadau, umumnya di Kalbar.Kegiatan itu dihadiri Bupati Sekadau, Simon Petrus, Ketua MABT Abun Ediyanto, Ketua DPRD Yuni Yudarno, Muspida, Kepala Dinas, badan dan Kantor di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau, tokoh masyarakat, agama, pemuda serta undangan lainnya.

Kong Xi Fat Chai, Wakil Bupati Gelar Open House


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Tak terlepas seluruh warga Tiong Hoa yang berada di penjuru tanah air, tepat tanggal 26 hingga 27 Januari 2009 mendatang akan merayakan hari raya Imlek atau tahun baru Cina. Suatu tradisi yang biasa dilakukan oleh pejabat dalam setiap perayaan hari besar agama selalu dilakukan open house.
Demikian yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sekadau Abun Ediyanto. Saat ditemui di ruang kerja kemarin, Jumat (23/1) dengan nada ramah Abun menyapa atau mengundang masyarakat kabupaten Sekadau untuk datang dalam open house yang akan digelar selama dua hari itu.
Mengutif penuturan yang disampaikan orang nomor dua di bumi lawang kuari ini open house akan dimulai Pukul 08.00 hingga malam.
“Saya atas nama keluarga dan pemerintah Kabupaten sekadau mengundang kepada masyarakat Kabupaten Sekadau untuk menghadiri open house imlek. Silakan masyarakat datang, karena pintu terbuka lebar untuk semua ras, suku dan agama,” pesan Abun dengan nada ramah.
“Ini salah satu wujud kasih saya terhadap masyarakat yang ada di kabupaten Sekadau ini, untuk itu saya minta agar bapak ibu jangan sungkan untuk mengayunkan langkahnya ke kediaman saya pada Tanggal 26 dan 27 Januari 2009 nanti,” ajaknya.
Dikatakan Abun, kegiatan open house merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya, bahkan open house kali ini merupakan acara yang ke empat kalinya setelah dirinya menjabat sebagai wakil bupati Sekadau.
Pada kesempatan itu juga, Abun menghimbau kepada masyarakat yang merayakan Imlek, ketika berbelanja di pasar supaya ekstra hati-hati, artinya jangan sampai membeli bahkan mengkonsumsi barang kadarluarsa karena itu sangat berbahaya untuk dikonsumsi bahkan bisa menjadi racun dlam tubuh kita. Pada kesempatan itu juga Wakil Bupati beserta keluarganya mengucapkan selamat hari raya Imlek, mudah-mudahan di tahun baru ini akan membawa perubahan di semua kehidupan kita lebih baik lagi.
”Bagi yang merayakan Imlek supaya memaknai harin raya tersebut serta ambil hikmahnya sehingga kita mengerti betul manfaatnya bagi kita,” pintanya.

Gubernur Serahkan SK Sekdes Sekadau

Hartono/Hentakun
Borneo Tribune, Sekadau

Pelantikan Sekretaris Desa (Sekdes) oleh bupati yang disaksikan gubernur baru pertama terjadi di negara Republik Indonesia. Demikian pula secara khusus untuk Kabupaten Sekadau.
Gubernur Kalbar Cornelis bersama kabinetnya ikut langsung menyaksikan pelantikan ke-25 Sekdes Kabupaten Sekadau yang diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Rabu (21/), pukul 20.00 wib.
Dalam sambutannya Gubernur Kalbar mengegaskan bahwa peranan Sekdes menjadi sangat penting bagi pemerintah RI. Karena sekdes mengatur administrasi pemeritahan desa. Gubernur meminta agar sekdes yang baru dilantik melaksanakan tugas sebaik-baiknya, terlebih masalah keuangan negara, walau era otonomi daerah tetap ikut aturan undang-undang yang berlaku.
”Jangan sampe buat SPJ terlambat. Buat laporan mau terima uang mau,” tegas Gubernur.
Gubernur juga mengingatkan sekdes agar agar menggunakan otonomi yang dugunakan pemerintah pusat. ”Ketika belum mendapat jabatan ngomel-ngomel, sekarang diberi jabatan jangan main-main,” ujar gubernur gdatar.
Selain itu, gubernur juga meminta agar program pemerintah seperti raskin, jamkesmas dan Bantuan Langsung Tunai tidak ada kata menolak, sukseskan,” tegasnya. Sementara dalam sambutannya bupati Sekadau menginatkan kepada sekdes yang baru dilantik dan berstatus sebagai negeri sipil untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam membantu kepala desa menjalankan roda pemerintahan desa.
Apalagi untuk menjadi PNS itu tidak mudah, sebab harus melalui berbagai macam tahapan. Koordinasi antar kepala desa serta camat menjadi hal penting bagi seorang kades, terutama dalam mendata penduduk. ”Kedepan kita berharap dengan dilantoknya sekdes administrasi desa bisa lebih baik lagi,” ucap Simon.
Selain dihadiri oleh pejabat provinsi pelantikan sekdes itu juga dihadri oleh seluruh pejabat dan Muspida di lingkungan Pmerintah Kabupaten Sekadau.

PKK Sekadau Tampil di HKG ke-36 Provinsi Kalbar


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Sudah menjadi tradisi, peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) provinsi disambut suka cita oleh para ibu PKK. Berbagai perlombaan serta pameran mereka gelar. Pameran yang mereka gelar ada yang unik dan ada pula yang sederhana.Seperti yang dilakukan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sekadau. Berbagai perlombaan yang dihelat oleh panitia tak pernah luput dari ibu-ibu PKK ini. Meski nampak letih tetapi semangat mereka tak pernah pudar. Karena menang atau kalah adalah hal yang wajar dalam sebuah kompetisi.Lomba menu masakan non beras dengan lauk pauk dari bahan dasar telur, lomba membuat kue atau snack dari bahan dasar sukun, lomba lansia berprestasi (minimal usia 60 tahun) cerdas cermat, lomba pidato, BKB Kemas, lomba Membaca Menulis Berhitung Keaksaraan Fungsional) (Calisting KF), lomba Mengisi Kartu menuju Sehat (KMS), lomba memasak menu non beras dengan bahan lauk telur terakhir lomba membuat makanan renja dari bahan sukun.Berbagai deretan perlombaan dilaksanakan oleh panitia itu mereka ikutinya dengan penuh antusias. Menjadi sang juara adalah cita-cita yang tak pernah luput dari setiap orang. Untuk menjadi sang juara bukan menjadi tolak ukur, karena yang terpenting, ikut terlibat aktif semua kegiatan. Demikian cita-cita yang tersingkap pada TP PKK Sekadau ini. ”Keikutsertaan kita dalam kegiatan HKG ini merupakan wujud tanggung jawab kita sebagai anggota PKK, dalam rangka mengembangkan organisasi perempuan untuk lebih baik maju dengan berlandaskan kekeluargaan,” ujar Yuspia Basila, Sekretaris TP PKK Sekadau ini.
Sovenir PKK Sekadau Laris ManisSelasa 20 Januari 2009 (tiga hari lalu), kantor bupati Landak, benar-benar disulap menjadi lautan manusia. Kantor megah itu penuh sesak oleh para pengunjung. Kedatangan mereka semata untuk melihat berbagai jenis perlombaan yang dihelat oleh panitia. Selain melihat perlombaan mereka juga ingin melihat stand. Kedatangan pengunjung ternyata membawa berkah bagi para penjuan soveir. TP PKK Sekadau salah satu stand yang beruntung karena hampir semua sovenir yang mereka jual laris manis di borong oleh para pengunjung. ”Terus terang kita senang dengan kedatangan pengunjung, berkat mereka ini kita bisa dapat rezeki,” ucap Ny. Melsa salah satu anggota PKK Sekadau ini. Dayang salah seorang pengung merasa senang dengan kegitan seperti HKG ini. Karena tanpa HKG tak mungkin ada stand. Tak ada juga yang jual sovenir. ”Kita benar-benar merasa senang, palagi kedatangan saya ini benar-benar ingin melihat berbagai keunikan sovenir yang dujual oleh para ibu-ibu PKK ini,” tuturnya.

Bupati Kunjungi TP PKK Sekadau


Hermanus HartonoBorneo Tribune, Sekadau
Disela kesibukannya Bupati Sekadau, Simon Petrus, menyempatkan diri berkunjung ke lomba memasak menu masakan non beras dengan lauk pauk dari bahan dasar telur, lomba membuat kue atau snack dari bahan dasar sukun, Rabu (21/1). Bupati didampingi Ny. Scolastica. Kunjungan ini disambuat hangat oleh TP PKK Sekadau. Pada kesempatan ini terlihat Bupati sangat antusias melihat berbagai aneka menu masakan. Usai melihat berbagai jenis menu masak dan kue yang disajikan oleh PKK Sekadau bupati juga melakukan foto bersama PKK Sekadau. Simon merasa senang dengan kreativitas yang dibuat oleh Ibu-ibu PKK. ”Kita bangga atas kreativitas yang telah dilakukan ibu-ibu PKK ini,” katanya. Jenis menu kue yang disajikan TP PKK Sekadau antara lain, pastel sukun, keripik sukun, putri mandi tajau betung, buluder sukun. Sementara menu masakan antara lain, resep kreasi olahan telur, rol telur sembunyi putong, nasi merah putih sukun, otak telur dan sop.

Simon: Ingat, Kinerja Saudara Saya Awasi


Hermanus HartonoBorneo Tribune, Sekadau”Perlu saudara ingat kinerja saudara akan saya awasi dan saya catat, jika tidak ada yang senang atau tidak puas dengan jabatan yang baru silakan buat surat pernyataan, dan saya tidak keberatan, silakan tujukan kepada Sekda. Karena saya tidak mau ada yang ngomong di belakang. Demikian ditegaskan Bupati Sekadau Simon Petrus saat melantik pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan pemerintah kabuapaten Sekadau, di ruang serba guna kantor bupati Sekadau, Senin (19/1), kemarin.”Selain itu saya juga tidak berjanji untuk melakukan penilaian terhadap kinerja saudara baik dalam waktu 6 bulan ataupun dalam waktu 1 tahun,” papar Simon di tengah hiruk-pikuk para pejabat yang baru saja dilantik. Simon juga bilang dia tahu banyak pejabat yang keberatan menerima tugas tersebut. Tapi perlu disadari bahwa demikianlah birokrasi yang terjadi dalam dunia pemerintahan.Dalam pidatonya dengan terang Siomon mengatakan apapun yang telah saya lakukan ini demi masyarakat Kabupaten Sekadau.
”Ada banyak pembangunan yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat, maka saya yakin pejabat yang baru saja dilantik hari ini bisa menjalan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik demi kepentingan masyarakat Kabupaten Sekadau,” ujarnyaBahwa sebagai seorang pemimpin yang baik, bukan minta untuk dilayani tetapi untuk melayani. Hal penting lagi bahwa seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh dan teladan yang baik kepada bawahannya.Karena berhasil tidaknya visi misi kabupaten Sekadau yang maju, mandiri dan demokratis sangat tergantung pada kesungguhan dan kinerja para pejabat, melalui bidang tugas yang sudah diberikan pada setaip satuan kerja.Terakir Simon berpesan, hal penting yang harus ditanamkan oleh pejabat yang baru dilantik agar senentiasa mencintai apapun jenis pekerjaan yang diberikan.
”Pekerjaan itu akan berhasil apabila kita mencintainya, karena menciai tidak terlepas dari rasa memiliki,” kata Simon.