Kamis, 22 Januari 2009

Masyarakat Belitang Hulu Dambakan Kantor Pos

Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Di era globalisasi sekarang ini, peran kantor pos agak tergeser dengan keberadaan alat komunikasi macam hand phone (HP). Orang sudah malas berkomunikasi lewat surat. Praktisnya, kalau tidak telepon langsung, SMS pun oke. Maka tak heran, terutama di kota-kota, keberadaan kantor pos agak tersisih karena majunya alat komunikasi.
Namun tak demikian dengan masyarakat di Kecamatan Belitang Hulu, mereka justru mendambakan kantor pos hadir disana. Pasalnya, mereka kesulitan dalam pencairan bantuan langsung tunai (BLT) yang merupakan program tanggap darurat pasca kenaikan harga BBM oleh pemerintahan Presiden SBY.
Bukan hanya itu, masyarakat mengaku kesulitan mengirim surat, paket, pembayaran rekening dan lain sebagainya. Bahkan sejak masih bergabung dengan Kabupaten Sanggau hingga sekarang sudah berdiri Kabupaten Sekadau, keinginan warga untuk memiliki sebuah kantor pos tak kunjung terpenuhi, padahal keluhan ini kerab kali mereka sampaikan pada pihak yang berkompeten.
Walaupun saat ini jaringan komunikasi telah sampai ke pelosok-pelosok termasuk Balai Sepuak, namun tidak mengurangi pentingnya peran sebuah kantor pos. Memang masyarakat sekarang ini tidak banyak lagi berkomunikasi atau berkorenpondensi lewat surat, namun untuk masyarakat Belitang Hulu masih membutuhkan kantor pos untuk berbagai keperluan seperti mengirim maupun menerima paket, tempat penyaluran dana BLT, membayar angsuran kredit motor dan banyak lagi manfaat lainnya.
Mengapa tidak, untuk membayar angsuran kredit motor saja, warga Balai Sepuak harus pergi ke ibukota kabupaten di Sekadau dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh dan menelan biaya yang cukup besar bahkan yang lebih parahnya lagi mereka harus menginap di Sekadau.
"Biaya yang harus dikeluarkan untuk sekedar membayar angsuran kredit motor sangat besar karena harus mengeluarkan uang untuk biaya transpotasi, akomodasi (menginap dan biaya makan) cukup besar," ungkap Samin, salah seorang warga Balai Sepuak sembari mengatakan seandainya kantor pos ada di ibukota kecamatan kami hanya mengeluarkan biaya hanya untuk membayar angsuran saja tanpa harus mengeluarkan uang untuk biaya-biaya lain.
Demikian pula dengan penyaluran dana BLT beberapa waktu yang lalu, warga Belitang Hulu harus pergi ke kantor pos Sungai Ayak. Dana BLT yang diterima hampir habis untuk biaya transportasi karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh sehingga biaya yang dikeluarkan cukup besar.
Atas kebutuhan tersebut, Samin meminta agar pihak terkait dapat mempertimbangkan dan kalau bisa segera ditindaklanjuti. "Kami ingin keperluan kami dipermudah, karena kebutuhan ini sudah merupakan tuntutan zaman," tutur Samin mengakhiri percakapannya.□

0 komentar:

Posting Komentar

About Me

Foto saya
Sekadau, Kalimantan Barat, Indonesia
Adalah Bupati Kabupaten Sekadau periode 2005-2010 hasil pemilihan langsung oleh rakyat Kabupaten Sekadau, berpasangan dengan Abun Ediyanto, SE, MM. Jabatan lain sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sekadau.

Blog Archive

Powered By Blogger